Category Archives: Sakit

Jenis Lipid yang Berperan dalam Pembentukan Aterosklerosis

Lipid merupakan senyawa organik yang mengandung unsur-unsur yang sama seperti karbohidrat, yaitu oksigen, karbon, dan hidrogen. Akan tetapi rasio hidrogen dengan oksigen selalu lebih besar dari 2 : 1. Dalam sistem biologis yang lebih penting, ikatan karbon ke hidrogen kovalen nonpolar, yang berarti bahwa lipid tidak akan larut dalam air, akan tetapi larut dalam lemak.

baca: Waspadai Penyebab Kanker Serviks

Fungsi lipid adalah sebagai sumber energi, seta menyimpan energi dalam bentuk sel-sel lemak. Lipid memiliki fungsi utama dalam sel yaitu sebagai komponen struktural di membran sel. Membran sel ini saling berhubungan dengan karbohidrat dan protein dalam mengatur aliran air, ion, dan molekul lain ke dalam dan keluar dari sel.hormon steroid dan prostaglandin adalah pembawa pesan kimia antara jaringan tubuh.

Vitamin A,D,E, dan K yang larut lemak dan mengatur proses biologis penting. Lipid lainnya membanti penyerapan vitamin dan transfortasi. Lipid bertindak sebagai shock absorber (pereda kejut) untuk melindungi organ vital dan melindungi tubuh dari suhu ekstrem.

Jenis lipid yang berperan dalam pembentukan aterosklerosis adalah

  • LDL (low-density lipoprotein)

LDL merupakan kolesterol jahat yang dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung jika tidak terkendalikan dengan baik. LDL adalah lipoprotein yang membawa kolesterol ke pembuluh darah. Namun, karena kadar dalam darah terlalu tinggi sehingga LDL dapat menumpuk pada dinding-dinding pembuluh darah.

Penumpukan yang biasa disebut dengan plak kolesterol, lambat laun membuat pembuluh darah menjadi sempt dan membatasi peredaran aliran darah dan meningkatkan risiko pembekuan darah. Bila gumpalan darah menhambat arteri ke jantung atau otak maka akan terjadi serangan jantung maupun stroke.

Tak hanya mempengaruhi otak dan jantung, kadar LDL yang tinggi dapat menganggu pencernaan. Selain itu kelebihan kolesterol jahat dalam empedu menyebabkan batu empedu. Memiliki penyakit batu empedu bisa terasa sangat menyakitkan.

Kadar LDL melebihi 129 md/dL dinilai sangat tinggi, sehingga harus diturunkan agar tidak menganggu risiko kesehatan yang mengincar Anda. Angka normal dari kadal LDL adalah 100-129 ml/dL, namun untuk orang dewasa yang sehat dianjurkan memiliki kadar LDL dibawah 100 md.dL

  • Trigliserida

Trigliserida merupakan jenis lemak yang sering ditemukan di dalam darah. Trigliserida dihasilkan oleh organ hati, namun sebagian besar dibentuk melalui makanan seperti daging, keju, susu, nasi, mentega, dan minyak goreng.

Lemak dari maknan bila dikonsumsi akan pecah dan berbuha menjadi energi. Setiap lemak yang tidak digunakan dalam tubuh akan diubah menjadi trigliserida dan tersimpan dalam sel lemak. Dan ketika dibutuhkan akan digunakan sebagai energi.

Namun, ketika asupan trigliserida melebihi jumlah dibutuhkan akan terjadi peningkatan kadar trigliserida dalam darah. Sehingga dapat menimbulkan penebalan pada dinding pembuluh darah dan menimbulkan penyakit stroke dan serangan jantung.

Selain asupan lemak tang tinggi, trigliserida dalam darah dapat meningkat karena dipicu oleh jarangnya kita berolah raga. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah yaitu :

  1. Menderita penyakit, seperti :
  2. Diabetes
  3. Penyakit ginjal
  4. Penyakit liver
  5. Kadar hormon tiroid rendah (hipotiroidisme)
  6. Kelainan genetik disebut familial hypertriglyceridemia
  7. Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti :
  8. Obat yang mengurangi cairan tubuh (diuretik)
  9. Obat penekanan sistem kekebalan tubuh (obat imunisupresif)
  10. Obat antiradang jenis kortikosteroid
  11. Vitamin A jenis retinoid
  12. Obat penyakit jantung jenis penghambat beta
  13. Obat HIV
  14. Hormon estrogen dan progesteron

Demikian penjelasan kami tentang jenis lipid yang berperan dalam pembentikan penyakit aterosklerosis, semoga dapat membantu Anda.

6 Cara Mencegah Kanker Serviks Yang Perlu Diketahui Wanita

Kanker Serviks adalah penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus. Penyakit ini menyerang leher rahim pada wanita. Seseorang dapat menderita penyakit ini karena beberapa hal seperti menderita penyakit menular seksual, gaya hidup tidak sehat, serta imunitas tubuh yang lemah. Banyak orang tidak mengetahui cara mencegah kanker serviks hingga akhirnya baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

Lalu apa yang bisa dilakukan para wanita agar tidak mudah terjangkit kanker serviks? Dalam hal penyakit, hal yang sama berlaku seperti halnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati. Banyak cara bisa dilakukan oleh para wanita untuk mencegah kanker serviks. Simak beberapa cara mencegah kanker serviks di bawah ini!

1. Vaksinasi HPV

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker serviks adalah dengan melakukan vaksinasi HPV. Tidak hanya untuk perempuan yang sudah menikah, vaksinasi ini bisa dilakukan sedini mungkin. Bahkan sejak usia remaja, wanita sudah bisa melakukan vaksinasi ini sebagai bentuk pencegahan kanker serviks.

2. Pemeriksaan Pap Smear Rutin

Berbeda dengan vaksinasi HPV yang bisa dilakukan sejak usia remaja, pemeriksaan pap smear dilakukan pada wanita yang telah aktif secara seksual. Pap smear adalah pengambilan sampel sel dari leher rahim dan setelah itu dilakukan pemeriksaan. Umumnya, wanita mulai melakukan pemeriksaan pap smear saat menginjak umur 21 tahun. Pemeriksaan pap smear ini perlu dilakukan secara rutin tiga tahun sekali.

3. Berolahraga

Salah satu penyebab kanker serviks adalah lemahnya imun tubuh sehingga virus bisa masuk ke dalam tubuh. Berolahraga adalah kunci dalam menjaga imunitas tubuh. Sesibuk apapun kegiatan sehari-sehari, sempatkanlah diri untuk berolahraga minimal 10 menit sehari. Lakukan olahraga ringan di dalam rumah secara rutin juga bisa membuat tubuh menjadi lebih fit dan sehat.

4. Tidak Merokok

Selain berolahraga, cara meningkatkan imun tubuh agar tidak terinfeksi virus HPV penyebab kanker serviks adalah dengan tidak merokok. Kebiasaan merokok akan sangat buruk bagi tubuh kita. Wanita perokok akan lebih rentan terjangkit kanker serviks dibanding wanita yang tidak merokok. Mengapa? Selain merokok bisa membuat tubuh rentan terhadap virus, zat karsinogen yang ada di dalam rokok juga bisa memicu peningkatan aktivitas HPV pada leher rahim.

5. Menjaga Kebersihan Vagina

Vagina adalah salah satu jalan masuk bakteri atau virus ke leher rahim. Maka hal yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga vagina tetap bersih untuk menghindari masuknya virus HPV ke dalam leher rahim yang bisa menyebabkan kanker serviks. Basuhlah vagina hingga bersih setelah buang air dan jaga vagina tetap kering. Karena bakteri atau virus bisa berkembang lebih cepat di tempat yang lembab.

6. Berhubungan Seksual yang Sehat

Cara mencegah kanker serviks yang terakhir adalah melakukan hubungan seksual yang sehat. Gunakanlah kondom saat melakukan hubungan seksual. Hindari berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual karena hal ini bisa meningkatkan kemungkinan tertular penyakit menular seksual yang bisa menjadi salah satu penyebab kanker serviks.

Perlu kembali diingat, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati dan itu dapat terbukti dari penjelasan di atas. Lakukanlah 6 cara mencegah kanker serviks di atas sebagai bentuk pencegahan dini penyakit kanker serviks. Terapkan pola hidup sehat untuk memperkecil kemungkinan terjangkit kanker serviks.

Namun jika mulai terlihat tanda-tanda penyakit kanker serviks, segeralah periksa ke rumah sakit terdekat agar segera bisa diatasi oleh dokter yang ahli dalam bidangnya sehingga tidak berlanjut ke tingkat stadium yang lebih tinggi.

Waspadai Penyebab Kanker Serviks

letak kanker serviks

Kekuatan seorang wanita terletak pada payudara dan rahimnya, apabila salah satu diantaranya mengalami ganggungan, pasti akan merasa tidak sempurna. Apalagi jika yang bermasalah adalah jalur masuk ke dalam rahim. Oleh karenanya, sangat perlu diwaspadai perihal penyebab kanker serviks serta ciri-cirinya. (Penting: Baca Gejala Kanker Serviks!)

Berbahayanya Kanker Serviks Pada Seorang Wanita

Para dokter sudah sering kali mengingatkan agar wanita sesering mungkin memperhatikan kebersihan organ vitalnya. Terutama perempuan muda, jangan sampai kanker serviks menjangkiti diri dan akhirnya berdampak tidak bisa mempunyai keturunan.

baca: tahapan perkembangan janin

Kanker serviks stadium awal mulanya masih tidak terasa, sehingga sebagian besar penderitanya merasakan sehat-sehat saja. Akan tetapi jika sudah memasuki fase stadium 3 sampai 4 maka dampaknya akan sangat berbahaya.

Penyakit tersebut bisa menggerogoti kesehatan rahim, sehingga sering kali dokter yang menanganinya akan mengusulkan agar pasien rela diangkat rahimnya. Tidak hanya itu, apabila penderitanya tengah hamil maka kemungkinan terburuk adalah janinnya pun harus turut serta diangkat.

Beberapa Penyebab Munculnya Kanker Serviks

Setiap sel kanker yang ada di dalam tubuh pada dasarnya tumbuh karena berbagai faktor, bisa jadi keturunan maupun pola konsumsi makanan tidak sehat. Oleh sebab itu, demi menjaga kondisi tubuh sebagai wanita sangat perlu mewaspadai secara detail penyebab kanker serviks, diantaranya:

1. Terinfeksi HPV

Penyebab utama terjadinya kanker serviks salah satunya adalah penderita terjangkit HPV atau secara lengkapnya bernama human papillomavirus. Apabila seorang wanita telah terkena virus tersebut, maka akibatnya permukaan kulit, kelamin, hingga tenggorokan merasakan nyeri berkepanjangan.

Human papillomavirus (HPV) tersebut bisa disebabkan karena keadaan hubungan seks yang tidak sehat, seperti misalnya bergonta-ganti pasangan tanpa memakai kondom. Bahkan virus HPV juga menyerang suami-istri yang tidak membasuh dengan benar kemaluannya sebelum bersetubuh.

2. Telah Berhubungan dengan Penderita Penyakit Menular

Sebagai seorang wanita dalam agama manapun memang sangat diharuskan untuk senantiasa menjaga kemaluannya. Hal ini diadakan bukan tanpa sebab, melainkan agar menghindari berbagai jenis penyakit menular mematikan sebagaimana kanker serviks.

Kanker serviks akan sangat mudah diderita oleh seorang wanita yang sebelumnya pernah melakukan seks dengan pria pengidap penyakit kelemain menular. Beberapa contohnya seperti HPV, gonore, sifilis, klamidia dan masih banyak lagi.

3. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Junk Food

Generasi milenial seperti sekarang ini memang sudah mengandalkan kecanggihan teknologi dalam berbagai aktivitas, termasuk mengkonsumsi makanan. Pabrik pemroduksi junk food pun turut merajalela.

Junk Food atau makanan siap saji memang memiliki harga murah dan rasa yang enak, akan tetapi ternyata keberadaannya sangat tidak dianjurkan dikonsumsi. Apalagi dimakan dalam jumlah berlebihan bagi seorang wanita. Kandungan zat-zat pengawet bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker serviks.

4. Pola Hidup yang Tidak Sehat

Selalu terapkan keindahan dan kebersihan lingkungan sekitar maupun diri sendiri. Apabila diabaikan ternyata bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya yakni kanker serviks.Lantas bagaimana caranya?

Selalu budayakan membersihkan kemaluan secara benar dengan menggunakan pembersih khusus, hindari menggunakan celana ketat berlebihan. Jangan lupa juga untuk senantiasa membiasakan diri mengganti pakaian dalam minimal 2x sehari.

5. Sistem Imun Tubuh Lemah

Seorang wanita akan sangat mudah terserang kanker serviks apabila sistem imun tubuhnya menurun dan lemah. Akibatnya segala jenis penyakit dengan mudah bisa masuk. Oleh karena itu sebaiknya hindari melakukan pekerjaan apabila dirasa badan terasa lelah.

Sistem imun tubuh yang lemah bisa dihindari dan dipulihkan dengan cara banyak mengkonsumsi vitamin maupun suplemen tubuh. Jangan lupa seimbangkan dengan minum air putih sebanyak 8 (delapan) gelas sehari.

Setelah mengetahui penyebab kanker serviks di atas, hendaknya segera lakukan berbagai kiat pencegahannya. Sebab jika tidak, maka selain harus rela kehilangan rahim taruhan lainya adalah nyawa. Semoga bermanfaat.