Saat Cedera Apakah Boleh Olahraga?

Setiap kali melakukan berbagai aktivitas berat seperti olahraga, pasti akan memiliki beberapa risiko yang bisa datang kapan saja, termasuk salah satunya adalah cedera. Cedera ringan mungkin akan menjadi hal yang paling biasa didapat bagi orang yang rutin melakukan olahraga dan cedera ini pun bisa muncul bagi siapa saja. 

Baca: Tentang Olahraga Piloxing

Contoh dari cedera ringan sendiri adalah seperti saat Anda merasakan nyeri lutut ketika sedang jogging di pagi hari atau juga merasakan sakit punggung ketika tengah angkat beban. Hanya saja karena dirasa ringan, tak sedikit orang yang kadang malah memaksakan diri untuk tetap melakukan olahraga atau aktivitas berat lain saat sedang mengalami cedera ringan ini. 

Padahal, jika terlalu memaksakan diri hingga cukup keras, cedera yang ringan ini bisa membuatnya menjadi semakin parah. Jika semakin parah, tentu akan sangat menghambat segala aktivitas Anda. Jadinya, Anda pun tidak dapat melakukan apa-apa karena mengalami cedera yang menjadi semakin parah ini.

Namun, ada beberapa catatan khusus yang membuat beberapa orang masih bisa melakukan olahraga meskipun sedang mengalami cedera walaupun terhitung ke dalam cedera ringan. Meskipun begitu, masih ada beberapa orang yang terkadang bertanya apakah tetap boleh melakukan olahraga walapaun sedang dalam keadaan cedera.

Melakukan Olahraga Saat Cedera

Biasanya, orang yang sedang mengalami cedera saat olahraga akan dianjurkan untuk beristirahat terlebih dahulu. Istirahat ini berguna untuk memulihkan kondisi kesehatan Anda pasca mengalami cedera. Namun fakta di lapangan kadang berkata lain. Tidak semua orang betah atau nyaman dengan berdiam diri tanpa melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Alasan selain karena tidak betah berdiam diri atau istirahat di rumah, terkadang kebanyakan orang juga merasa takut akan menjadi semakin sakit dan tubuhnya tidak akan fit seperti biasanya jika berhenti berolahraga. Terlebih lagi, hal ini sering dialami oleh mereka yang memang setiap harinya rutin berolahrga.

Namun perlu Anda ingat, seseorang yang sedang mengalami cedera lebih dianjurkan untuk mengambil jeda sementara dan menghindari aktivitas fisik yang terlalu berat seperti olahraga. Hal ini sendiri dilakukan untuk mencegah cedera bertambah parah dan berguna memercepat proses penyembuhan dari cedera tersebut.

Walau demikian, seseorang yang sedang mengalami cedera ringan ketika olahraga tetap diperbolehkan untuk melakukan aktivitas olahraga tapi yang tidak terlalu berat. Hanya saja yang terpenting adalah, selalu melakukan olahraga dengan tepat dan melindungi bagian tubuh yang mengalami cedera sampai benar-benar sembuh secara total.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Selain itu, sebelum melakukan olahraga saat sedang cedera, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terlebih dahulu. Bukan tanpa alasan, dengan mengetahui hal ini setidaknya dapat menghindarkan Anda agar tidak mengalami cedera yang terlalu parah dan proses pemulihan Anda pun tetap berjalan lancar.

Sebelum Anda memutuskan untuk kembali rutin melakukan olahraga saat cedera, Anda pun wajib terlebih dahulu untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan mendapat persetujuan dari dokter untuk melakukan olahraga kembali. Pasalnya, tidak semua jenis cedera tetap bisa dipakasa untuk melakukan olahraga.

Nantinya, dokter akan menilai seberapa parah cedera yang Anda alami. Setelah itu, dokter akan memberi saran tentang jenis olahraga, intensitas lama olahraga dan kapan waktu yang tepat untuk Anda boleh mulai olahraga kembali. Biasanya, dokter akan menganjurkan supaya Anda tidak melakukan olahraga berat dan berhubungan dengan cedera Anda.

Hal penting yang harus Anda ketahui berkutnya adalah dengan memahami kemampuan tubuh Anda sendiri. Sebenarnya, melakukan olahraga saat sedang cedera memang boleh saja dilakukan. Namun perlu Anda ingat, pahami dulu kapasitas tubuh Anda, karena hanya Anda yang mampu menilai seberapa jauh tubuh Anda dapat bertahan dari cedera saat olahraga.

Jadi, jika Anda sudah mulai merasakan sakit di bagian persendian, maka segera hentikan olahraga yang sedang Anda lakukan tersebut. Hal ini bisa menandakan bahwa otot dan syaraf di tubuh Anda sudah mulai lelah. Anda pun harus langsung mengistirahatkan tubuh dan menyudahi sesi lataihan yang sedang Anda lakukan agar menghindari cedera yang parah.

Lalu untuk menghindari cedera tubuh yang semakin parah, Anda pun lebih disarankan untuk melakukan jenis olahraga yang lebih ringan dari olahraga yang Anda lakukan biasanya. Huja Anda salah memilih jenis olahraga, malah dapat membuat otot semakin tegang dan menyebabkan cedera tersebut terus berlanjut lalu makin menjadi parah.

Selain itu, usahakan agar Anda bisa  menjaga keseimbangan dan fleksibilitas tubuh Anda. Jadi, ketika Anda banyak bertumpu pada kaki kanan ketika olahraga, maka Anda bisa mengganti tumpuan pada kaki kiri secara bergantian. Dengan melakukan dan mencermati hal ini, Anda pun pasti akan terhindar dari risiko mengalami cedera yang semakin parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *